(ISSUE)
PEMBAHARUAN KRISTENISASI MODERN


Menurut fenomena yang terjadi saat ini, gerakan umat Kristen dalam menyebarkan agamanya melalui para misionarisnya, semakin gencar, pintar dan terpancar. Dampak dari gerakan mereka adalah banyaknya umat Islam yang murtad dan masuk menjadi bagian dari mereka.
Salah satu alasan tindakan mereka adalah bahwa umat ini membawa risalah Muhammad, sebuah ajaran samawi yang menelanjangi kepercayaan dan keyakinan mereka yang sangat hedonis.
Oleh karena itu sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita membentengi diri sekuat mungkin dari serbuan-serbuan serdadu gerakan pemurtadan umat Kristiani dengan jurus-jurus yang handal, terarah dan terealisasikan. Hal ini harus dilakukan dengan dua cara yaitu : kebulatan tekad li i`lai kalimatillah yang disertai dengan keikhlasan dalam hati serta pembekalan ilmu yang cukup dalam segala bidang untuk menghadapi segala macam trik dan taktik missionaris dalam menghadapi misi-misinya.
Salah satu bekal ilmu terpenting adalah dengan mempelajari Kristologi. Sekarang timbul pertanyaan, apakah Kristologi itu? Pasti banyak masyarakat awam yang kurang tahu atau bahkan sama sekali tidak tahu apakah Kristologi itu.
Kristologi secara bahasa Kristen umum adalah : cabang teologi yang mengkhususkan telaah kajiannya kepada pribadi Yesus sebagai Tuhan (Kamus Liturgi Katolik). Tapi yang dimaksud Kristologi sebagai pembekalan bukanlah itu, tetapi Kristologi yang sudah difilter dengan syari`at Islam sehingga Kristologi adalah ilmu yang akan mempelajari siapa Kristen yang sebenarnya sebagai bekal untuk berdakwah kepada orang Kristen juga kepada orang Islam yang sudah terjerat misi Kristenisasi.
Kita perlu belajar Kristologi karena upaya Kristenisasi yang semakin gencar, Kristologi merupakan bagian dari Islamologi, sebab-sebabnya adalah al-Qur`an bicara banyak tentang Nabi Isa yang oleh umat Kristen disebut Yesus. Misalnya : Qs 2:87,136,263, Qs 3: 45,52,55 dst. Selain itu terdapat nama Nabi dan orang lain dalam al-Qur`an yang sama dalam al-Kitab misalnya adalah Adam, Musa, Nuh, Ismail dll. Juga persamaan Hawa ,Ham, Yafef, Kan, Mikael, dll. Selain itu kita perlu balajar Kristologi karena merangsang keinginan berdakwah untuk umat Kristen. Maksudnya adalah kalau kita mempelajari Kristologi maka salah satu sifat baik yang akan muncul adalah merasa kasihan dengan orang Kristen karena mereka sudah tersesat, malah menyesatkan orang lain, karena itu kita merasa perlu berdakwah kepada orang Kristen.
Sedangkan manfaat mempelajari Kristologi adalah meyakinkan umat Islam, bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang sempurna dan benar, selain itu dengan mempelajari Kristologi maka keimanan dan ketakwaan kita bisa semakin tebal karena kita bisa mengetahui seberapa tersesat umat Kristen, dan seberapa jauh upaya untuk menyesatkan umat Islam. Selain itu kita bisa tahu perbedaan-perbedaan ajaran yang mencolok dan menunjukkan betapa Islam adalah benar.
Dalam Injil disebutkan : carilah domba tersesat dan sebarkan ajaranmu ke seluruh dunia, dan jadikanlah murid-muridmu. Yang dimaksud domba tersesat disini adalah semua orang yang tidak beragama Kristen, jadi tentu saja kaum muslimin termasuk anggota dari domba sesat yang akan dijadikan murid-murid mereka. Oleh karena itu umat Kristen sedang mencari ladang domba sesat untuk dijadikan jama`ahnya. Dikatakan pula dalam Injil surat Roma pasal 3 ayat 7 : “ dusta untuk syiar boleh-boleh saja.” Hal ini semakin memperkuat semangat Kristenisasi untuk menghancur luluh lantahkan Islam baik dari luar maupun dari dalam, baik dengan terang-terangan maupun dengan kelembutan.

Diantara upaya-upaya tersebut adalah :

-) Dengan menciptakan proyek-proyek Kristenisasi di Indonesia :
1. Jericho : yang bertugas mengkristenkan Jawa
2. Andalas : yang bertugas mengkristenkan Sumatra
3. Joseph 2004 : dengan misi menjadikan orang Kristen sebagai presiden, kalau tidak bisa minimal presidennya adalah orang yang ber-KTP Islam tapi fikiran-fikirannya seperti Yahudi / Kristen / Sekuler.

-) Gereja-gereja banyak mempelajari Islamologi sebagaimana polisi yang mempelajari Kriminologi, mereka bukan belajar untuk menjadi penjahat tetapi untuk menangkap penjahat tersebut, begitu juga umat Kristen mempersiapkan generasi-generasinya dengan Islamologi untuk mengalahkan umat Islam sendiri.

-) Ada institute teologi bernama kalimatullah, yang mengajarkan Islamologi sebanyak 185 sks, sedangkan Apostolos memberi Islamologi sebanyak 36 sks, sekarang berapa sks kah Islamologi kita sebagai umat Islam sendiri?

-) Ada dokter Suradi yaitu dokter Kristen yang membuka praktek gratis dalam rangka Kristenisasi bahkan dia berkata : “ kita jangan takut melakukan Kristenisasi karena umat Islam yang mengerti al-Qur`an hanya 10 % saja. Dan benarkah itu? Sebagai umat Islam kita pasti bisa menjawabnya.

-) Diciptakannya Injil berbahasa arab bahkan dibaca sari tilawah sehingga orang yang jarang membaca dan mendengarkan al-Qur`an pasti akan menyangka itu adalah lantunan ayat suci al-Qur`an.

-) Ada kaligrafi Injil Matius dengan dibuat untuk mencontoh al-Qur`an, dan disablon untuk dijual.

-) Dalam majalah fortune, edisi Juli 2002, James Riyadi mendirikan program Kristenisasi dengan program 100 sekolah gratis, sehingga ketika sekolah itu semakin lama semakin mahal, tak terjangkau maka banyak kaum muslimin yang menyekolahkan anak-anak mereka disitu dan tentu disitu ada pelajaran yang mempelajari dan mengajarkan ajaran-ajaran Kristen.

-) Dan yang lebih mengejutkan, siasat baru muncul dengan cara yang lebih brilliant, mereka mengerahkan para pastur dan pendeta serta tokoh-tokoh Islam dan juga para aktivis kampus, dengan semboyan persamaan agama menjadi nilai bersama. Wallahu a`lam dengan segala tindak-tanduk mereka.

Oleh karena itu sebagai umat Islam kita perlu waspada dan berhati-hati terhadap serangan-serangan Kristenisasi. Karena bisa muncul kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja dari golongan ikhwan dan akhwat kita, saudara kita seiman, seaqidah dan seperjuangan. Allah tidak tidur dan akan terus manjaga kita dan agama kita selama kita menegakkan kalimat tauhid dan mengagungkan kebesarannya.

“If we could first know where we are and wither we are tending, weBI better judge what to do and how to do it”
“Demean not thy personality by imitation, guart it a priceless jewel”
“Hapit and routin have and believable power to waste and destroy”